Translate

Minggu, November 13, 2011

Pengakuan Dosa


ini kisah lama,saat aku masih berseragam SMA. Bisa dibilang in pengakuan dosa,sedikit dari sekian banyak dosaku.
Ku mulai dari pergaulan bersama teman yang bermacam  karakter. Ada yang religius,gila gedget, ada yang biasa saja, dan ada pula yang "gila".
Dari bermacam karakter itu tentunya mempunyai dampak yang beermacam pula. Dan saya hanya akan cerita dampak buruknya saja.
Di mulai dari tidak memperhatikan pelajaran di kelas, karena sibuk dengan main game terbaru,order basmi virus,minta game dan aplikasi,serta fitur2 hp lainnya. Semua itu ku lakukan bersama mas boy yang dulunya masih cupu soal hp dan jadi hinaan sodara wowok tapi sekarang (pada waktu itu) jadi master mister boy. Inilah permulaan kisahku mengenal dampak negatif dari teknologi.
  •    Menyebuyikan file
Berawal dari banyaknya kasus penyitaan hp oleh guru BP(pak supra dan pak nasir maaf saya dulu mengakali anda) gara-gara film porno yang ada di hp para siswa,mulailah otak berpikir bagaimana caranya file tetap ada tanpa menghapus dan hp tidak disita,di sinilah mas boy jadi pelopor. Dan aku belajar banyak darinya.
  •   Menyebar virus
Mas boy juga berperan besar,dengan modal komputer tetangga mulailah memanipulasi virus dan kemudian menyebarkannya ke hp teman2 dengan tujuan mendapat keuntungan,singkat crita saya yg menginfeksi saya juga yg memvaksin lalu dapat komisi. Dalam hal ini patut berterima kasih pada rizqi indra karena telah merelakan 7610nya jadi klinci percobaan dan akhirnya hp itupun tumbang.
Itu adalah dampak teknisnya,dampak moralnya saya sedikit tergoda dengan yang namanya pornografi,seperti manusia lainnya yang memiliki syahwat nafsu dan ada sedikit cerita menarik.
Kala itu saya bersama seorang teman dengan perasaan dag dig dug ingin tau untuk kali pertama (entah teman saya) menonton video porno di kamar mandi,di dalam kamar mandi mulailah kami memutar video tersebut,namun karena keluguaan saya pada saat itu bukanya menikmati adegan yang tersaji tapi malah bingung tkut dan akhirnya tak sempat melihat dan hanya mendengar saja sudah gugup lalu mematikan ponsel tersebut. Dan akhirnya sampai sekarang ada sesuatu yang menjagaku,mengendalikan nafsuku dari hal itu.Untuk pembaca bisa ambil sendiri pesan moral dari ceerita luguku ini. Dan satu lagi akibat terlalu sering tak memperhatikan pelajaran nilaiku sempat hancur pada semester awal  kelas XI.
untuk para guru pesan saya jangan gaptek,mulailah peduli dengan kemajuan teknologi. Apabila melakukan razia ponsel2 anak SMA pak guru yang benar2 mencari dengan baik.jangan terkecoh dengan nama file ataupun format file,karna dulu kami sering menghiden atau merubah format file vidio menjadi format lain agar tak bisa  dibuka oleh media player yang ada.
Demikian tulisan saya(tak terformat dengan baik karena saya sedang mengantuk setelah semalaman bekerja),semoga beerguna

Selasa, November 30, 2010

Bunda,Ibu,Emak

Sajak-sajak dialunkan dengan melodi cinta
Syair tentangnya ditulis dengan tangan hangat
yang diantara sunyi malam dan suci pengusa sang fajar
Pujanggapun tak henti indahkan nama dan kasihnya
semua untuk bunda,ibu,dan emak

Bunda...
Engkau ibu dalam hati dan pikiranku
Namamu tersemat dalam jiwa dan raga
Engkau yang menghangatkanku dalam beku dunia
yang menenangkanku dalam kekalutan
yang selalu memberi sebelum aku minta
Merasa dan memberi rasa dan kasihmu

Semua keindahan itu hanya untukku
Engkau tak mengharap kembaliku atas cintamu
dan sentuhan lembutmu akan terus terasa
berbekas diantara pipiku

Ibu...
Linangan air matamu meruntuhkan dinding ego dalam hati
Menghapus semua angkara dalam hatiku
Menghayutkan perih di dada
Merasakan sinar senja jatuh tepat dikepala
Menghangatkan dan penuh cinta

Emak...
Engkaulah yang mengandung,melahirkan,dan mendidikku
Menghilangkan butaku,untuk menatap matahari
Menukar tuliku denganmu
Membutku berdiri diantara kelumpuhan dunia

Diantara kasihmu sarat akan makna
Memahami dan mengerti dunia sebelum aku
Bahagiamu adalah melihatku tertawa
Seolah melupakan beban dalam benakmu
Beban tanggung jawab nasib anak-anakmu

Bunda Ibu Emak
Terima kasihku tak bisa tertulis dalam kata
tak bisa terucap oleh bibir
terima kasihku ialah tangis
Karena semua dustaku kepadamu
Karena aku tak bisa sematkan senyum di wajahmu
Karena semua cahayamu tak bisa ku pancarkan kembali padamu

Bunda Ibu Emak
Kasih dan cintamu takkan hilang oleh jaman
Tak terbatas oleh ruang dan waktu

Bunda Ibu Emak
Engkaulah ibu...ibu...ibuku...

Senin, November 22, 2010

keindahan,sepoy senja,''binatang jalang''


keindahan itu perlahan pergi bersama datangnya mendung
yang tak kunjung jatuhkan airnya
tuk menghapus kerak - kerak di hati
yang memang takkan hilang...
oleh hujan badai sekalipun
Bukanku tak mau memeluk erat keindahan itu
dan berlalu begitu saja
Namun keindahan itu takkan jadi indah,walau hanya kupandang
dan kubiarkan ia berlalu...
bersama sepoy senja agar selalu indah
Walau kan tiggalkan kerak - kerak gosong
Apa dayaku?
aku tau dan mengerti
"bahwa keindahan itu takkan jadi indah jikalau denganku"
Apalah aku ini?
Lebih keji dari binatang jalangnya pujangga sastra
hingga keindahan yang kulihat menjadi gelap
Ah bodoh aku
mengapa jadi berpuisi
mengapa membuat pilu diri
Toh minggu sudah berlalu
rasa ingin memiliki keindahan itu memang takkan pernah hilang
sampai mentari turun ke bumi
Ya...mungkin bukan waktuku
lalu ku tunggu minggu itu datang lagi
membawa keindahan yang indah denganku
Suatu saat nanti...
Saat sepoy senja membawanya kembali dengan senyuman hangat

Senin, November 15, 2010

tentang perasaan

Perasaan itu memang indah
kala hari waktu bersamamu
kala senyum itu menghiasai manis wajahmu
yang membuat bintang malam itu iri denganku,
karena sang rembulan manja tak datang menemani
Itu dulu,dulu sekali

Kini,kini dan saat ini
tak kutau apa lakumu
tak melihat semangat ceria di paras itu lagi,
karena memang kau tak di hdapanku
tak kudengar lagi suara desah dari bibirmu
yang kini terngiang-ngiang di telinga
Entah siapa yang menemani langkahmu hari ini?
tiada ku mengetahui

Gundah gulana,hati tentangmu tentang perasaan
Terlintaskah aku dalam benakmu?
tanyaku pada dinding kelam kamarku
Sedang di sampingmu tawarkan keindahan - keindahan
yang aku tak punya,aku yang hina
Tuk temani kehidupanmu
tak seperti diri ini
yang hanya bisa memandangi lukisan wajahmu di langit senja sore ini
Berharap kau melintas dalam lamunan kosong

Sabtu, Mei 22, 2010

keindahan dari Nya

gadis di hari itu

Sejuk udara pagi menyapa hati dimusim ini
Bersama semerbak wangi kembang setaman
Memulai kehidupan dengan seyum sipu di parasmu,
yang sisakan sedikit kerut lelap tidurmu

Indah paras hatimu dalam frame-frame dinding hatiku
Keindahan yang tak sekedar duniawi
indah tak seperti bunga kala mekar dan gugur layu
Namun seperti sakura abadi,
tak layu karna datangnya musim gugur
Keindahanmu membawa sentuhan angin yang berhembus manja
menenangkan hati insani

Tutur lakumu membekas dalam ruang-ruang hati
Dalam langkahku tampak bayangmu
Dalam khusuku engkau ada
Dalam setiap doa tersirat namamu

Sungguh engkau keagunganNya
Sungguh engkau keindahanNya
Anugerah terindah dalam doa dari Nya
Syukur keagungan Allah Tuhan semesta

Senin, April 26, 2010

Hati di Hari Itu

Sinar surya mulai memancar di ufuk timur
Mengoyak gelapnya malam,lalu berganti fajar
sekejab terang
Dan sucinya pagi menghampiri kehidupanmu
Warna yang indah di hari yang baru

Tak ingin tertinggal oleh pagi
akupun menyusuri harimu
Mencoba terbawa oleh angin yang berhembus mesra
di antara gengaman jemarimu
Namun segera ia lenyap,
dan aku harus menunggu lagi sepoy yang lain di harimu

Masih di hari yang sama...
dan semua yang mewarnai indah harimu
Mencoba datang kembali,namun tak bersama angin lagi
kartna ia telah mernjadi topan

Menerka-nerka hati dihari itu
mencoba  tau yang ada di hati dihari itu
mencoba melihat cahaya di hati dihari itu
mencoba mendengar suara hati di hati dihari itu
Tetap tak ku tau apa di hati dihari itu

Dalam kuselami palung hati itu
namun tak juga tampak dasarnya
Tinggi kudaki tebing hati itu
namun tak juga terlihat puncaknya

Haruskah aku menyerah...?
Sementara pendaki penyelam di sana telah jauh meninggalkan ku
Sungguh...!
Susah payah harus benar dilalui
demi hati dihari itu
Dan diantara kegundahan
terlihat tanda akan dasar dari hati dihari itu
dan ditampakan pula puncaknya di pelupuk matamku
Sungguh tak kusangka...
Aku harus tetap teguh pada hati dihari itu,dan demi hati dihari itu.

Selasa, April 13, 2010

Perempuan Perempuan

Indah lekuk garismu
Bias terang tebarkan aura keindahan,dalam jiwa dunia
mengajak bayang anak adam untuk masuk ke dalam jiwa itu
menanam rasa cinta,tak sekedar fana 

Perempuan...
Ku tatap mata di paras rona merah jingga
Seolah mengajakku tuk ikuti langkah ringanmu
Membawaku ke surga yang kau rasa
yang mungkin takkan ku berpijak di tanahku

Prempuan...
Malam tanpa rembulan kau tetap menjadi surya
terangi remang hati yang beku tanpa rasa
rasa cinta yang takkan kusisa dalam lain rasa
Walau hati berbisik tuk lanjutkan perjuangan cinta
Kukuh fikirku walau tak sejernih embun

Perempuan...
Kau membawa pesan dari  Tuhan
Pesan yang tiada fana untuk pemuja dunia
Kau sulut gairah nadir tiap insan manusia
membawa bayangnya ke tepi neraka
Walau indah namun berlumur dosa
Buat mereka yang buta karna cinta

Perempuan...
Kau dicipta untuk mencipta
Kau karya yang akan dikarya
Kau bernafas untuk membagi nafas
Kau pencuri!!!
Pencuri hati yang berselimutkan iman
Kau mahkluk terindah...
Indah tanda kebesaran sang penguasa waktu